Tips Negosiasi Tarif Manggung Fanny Sabila Panduan untuk Panitia Acara
Kenapa Fanny Sabila Jadi Incaran Banyak Acara?
Sebelum masuk ke cara nego, kita bahas dikit soal Fanny Sabila dulu deh. Fanny ini penyanyi yang lagi naik daun banget di program lokal, terutama daerah Jawa Barat. Suaranya stabil, wajahnya ramah, dan pembawaannya itu loh… kayak punya magnet. Bahkan yang awalnya cuma duduk, mendadak ikutan heboh bila beliau udah naik panggung.
saya pernah lihat Fanny tampil pada program festival desa, terus beberapa bulan lalu lihat lagi beliau tampil pada wedding indoor. yang bikin kaget, auranya nggak turun. Konsisten banget. dan amanah, performer kayak gitu umumnya tarifnya stabil atau cenderung naik setiap tahun lumrah sih.
Berapa Kisaran Tarif Manggung Fanny Sabila?
Sebelum engkau nego, engkau wajib memahami dulu kisaran tarif normalnya. sesuai pengalaman EO dan beberapa dokumen tarif hiburan, kisaran tarif manggung Fanny Sabila itu berada pada angka:
- Rp 7–12 juta untuk paket minus one
- Rp 10–18 juta untuk paket full band
- Tambahan biaya transport & akomodasi kalau luar kota
Ini bukan angka tewas ya. Tarif mampu berubah tergantung lepas, lokasi, durasi tampil, serta apakah acara kamu masuk kategori prime time atau bukan.
Oke, Sekarang Masuk ke Tips Negosiasi yang Realistis
Perundingan seniman itu beda banget sama nego harga di toko. terdapat seni dan etikanya sendiri. dan dari pengalaman, ada beberapa hal penting yg mampu bikin proses negomu jauh lebih mulus.
1. Jangan Mulai dengan “Bisa kurang nggak?”
Ini keliru satu kesalahan klasik panitia baru. berfokus deh, jangan buka pembicaraan kayak gini. Manajemen artis itu udah tak jarang banget dengar kalimat itu. Mending engkau mulai menggunakan:
“Budget acara kami segini, kira-kira terdapat paket yg cocok nggak?”
kata “kira-kira” aja udah terasa lebih sopan serta profesional. serta umumnya, manajemen akan lebih terbuka jikalau pendekatannya lembut.
2. Jelaskan Jenis Acara dengan Jelas
Manajemen itu butuh konteks. acara formal? Hajatan kampung? Festival musik? Event kampus? semua itu beda treatment serta harga.
Fanny umumnya punya fleksibilitas buat acara-program mungil yang sifatnya lokal. kalau kamu jelasin konteksnya jelas, peluang bisa rabat itu tidak mengecewakan akbar.
3. Pilih Durasi Tampil yang Pas
Banyak yg nggak sadar jikalau durasi tampil itu punya pengaruh harga. bila kamu cuma butuh Fanny untuk tiga–4 lagu, bilang aja asal awal. umumnya paket pendek gini jauh lebih terjangkau daripada show 45 mnt nonstop.
dari beberapa panitia yg saya kenal, banyak yang dapat tarif lebih ramah karena cuma minta paket singkat.
4. Negosiasi Jam Tampil, Jangan Maksa Prime Time
Prime time itu umumnya jam 19.00–21.00. Itu jam mahal. jikalau engkau mau lebih ekonomis, coba arahkan perform di sore hari.
Anehnya ya… poly panitia nggak sadar jikalau geser jam tampil itu bisa memangkas harga lumayan banyak.
5. Jangan Malu Minta Paket Custom
Manajemen artis umumnya punya beberapa paket: minus one, band mungil, band besar . akan tetapi bukan berarti kamu harus ikut semuanya.
bila perlu, engkau mampu minta paket paling minimalis: tiga lagu + sesi sapa penonton. Beberapa seniman justru senang jikalau konsepnya ringan.
Yang Sering Dilupakan Panitia (Padahal Penting!)
Nah, ini hal-hal kecil yg acapkali banget pada-skip panitia:
- Rider → kebutuhan basic artis, biasanya makanan, minuman, ruang ganti.
- Sound system → pastikan sesuai standar, jangan asal sewa.
- Transport → pastikan jelas, siapa yang cover? Kamu atau manajemen?
- DP dan pelunasan → jangan sampai molor.
kalau engkau belum pernah baca tentang baku performa penyanyi profesional, engkau mampu lihat referensi menarik di Wikipedia: Penyanyi. lumayan buat nambah wawasan sebelum nego.
Negosiasi Itu Seni, Bukan Perang
Kadang aku mikir, nego tarif seniman itu kayak ngobrol sama orang tua. wajib sopan, harus jelas, jangan muter-muter, serta pastikan ke 2 belah pihak nyaman. kalau terlalu maksa, manajemen mampu ilfeel. bila terlalu pasrah, nanti budget kamu sendiri yg kena pengaruh.
yang penting diyakini: semua tarif itu bisa dinegosiasikan, selama request-nya wajar.
Contoh Skenario Negosiasi yang Efektif
Biar mudah, aku kasih contoh obrolan yang “safety” buat kamu tiru:
“Halo Kak, kami panitia program kampus tanggal 17 Mei. Kami tertarik mengundang Fanny Sabila buat tampil 4 lagu. Budget kami waktu ini kurang lebih Rp 8 juta, apakah ada paket yg cocok? Acaranya indoor, skala 300 orang, dan sound system sudah kami siapkan baku event.”
Percaya deh, dibanding engkau tanya “harga best deal berapa?”, skenario di atas jauh lebih anggun pada mata manajemen.
Kapan Waktu Terbaik Mulai Negosiasi?
Saran jujur: jangan dadakan. Minimal 4–8 minggu sebelum acara. Kenapa?
- Manajemen lebih fleksibel di jadwal kosong
- Harga masih bisa disesuaikan
- Kamu bisa dapat slot lebih baik
- Persiapan teknis lebih matang
Pernah terdapat panitia wedding yang kontak H-tiga, terus kaget kok harganya naik banget. Ya… sebab last minute. Itu bukan salah artisnya juga.
Jadi Menurutku…
jikalau dipikir-pikir, negosiasi tarif manggung Fanny Sabila itu sebenarnya mudah-gampang susah. gampang jika engkau tahu caranya, susah jikalau kamu buru-buru dan nggak punya data. tapi kuncinya cuma satu sih: komunikasi yg sopan dan jelas.
Fanny Sabila termasuk artis yang relatif fleksibel serta profesional. Selama concept acara kamu kentara, rundown rapi, dan komunikasinya lezat, umumnya manajemen bakal bantu cari paket yg sinkron budget.
bila kamu pernah punya pengalaman nego seniman baik yg lucu, ngeselin, atau justru sukses banget share di kolom komentar ya! Siapa tau kita bisa ketawa bersama 😄
Semoga acara kamu lancar, penontonnya happy, serta panitianya nggak stres. Semangat, panitia! ✨

Post a Comment for "Tips Negosiasi Tarif Manggung Fanny Sabila Panduan untuk Panitia Acara"